Rabu, 19 Juni 2013

Gambaran Harga Emas dan Harga Perak


Pergerakan harga emas, elama permulaan minggu emas dan perak rally tetapi pada hari Jumat tumbang. Di Eropa ECB dan BOE mempertahankan tingkat bunga kas nya tidak berubah. Berita ini telah memberikan kontribusi terhadap rally bukan hanya bagi Euro tetapi juga bagi harga metal berharga. Pada hari Jumat, laporan pekerjaan AS menunjukkan angka yang lebih tinggi dari yang di perkirakan. Berita ini menarik turun harga emas dan Perak. Bagaimana dengan harga emas dan perak minggu ini?

Perbaikan dalam pasar tenaga kerja AS memang bisa membawa the Fed untuk mengurangi program Quantitative Easing ke 3 nya sekarang, yang mana kemungkinan akan mengurangi perhatian dari investor terhadap akan naiknya inflasi pada waktu yang akan datang.

Namun para analis masih berpikir Bernanke tidak akan mengurangi Quantitative Easing ke 3 nya sampai pasar tenaga kerja benar-benar menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam bulan-bulan yang akan datang. Kepercayaan sekarang adalah bahwa Quantitative Easing ke 3 akan di kurangi pada akhir dari tahun ini.

Laporan Cina yang akan datang mengenai pinjaman baru bisa memberikan sedikit penerangan mengenai progress dari ekonomi Cina. Di AS, laporan yang akan datang termasuk penjualan ritel, PPI dan sentiment konsumen bisa memberikan beberapa perspektif mengenai progress dari ekonomi AS. Jika laporan-laporan ini menunjukkan tanda-tanda kemajuan, hal ini akan bisa membuat rally pasar saham dan secara tidak langsung akan bisa menyeret turun harga bullion. Laporan lain seperti analisa saham AS juga pasti turut membawa impact.

Pertemuan kebijakan moneter BOJ yang akan datang bisa menggerakkan pasar forex dan secara tidak langsung mempengaruhi harga metal berharga, dengan asumsi BOJ akan memberikan kejutan dengan judul depan yang besar.

Sementara itu pemegang ETF berbasiskan emas terus turun. Jumlah ETF berbasiskan emas yang dipegang jatuh 6.3% selama bulan Mei dan Juni. Jika pemegang emas terus turun, ini bisa memberikan indikasi permintaan untuk emas sebagai investasi terus juga berkurang dan otomatis akan menyeret harga emas dan perak turun. Akhirnya, Rupee India terdepresiasi lagi terhadap dolar AS selama minggu yang lalu. Jika trend ini terus berlangsung, hal ini akan mempengaruhi permintaan emas dari India secara negatif.