Jumat, 30 Agustus 2013

Harga Emas Batangan Antam Anjlok

Setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik emas spot pada hari ini sedikit melemah dan harga pembukaan berada pada 1417.45 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT).

Antam Anjlokkan Harga Emas BatangannyaHarga Emas spot telah turun sekitar -11.2 USD/tr oz atau sekitar -0.79 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1406.25 USD/tr oz. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat sehingga menekan harga emas spot, setelah Bureau of Economic mengumumkan kepada publik bahwa pertumbuhan ekonomi AS secara kuartalan mengalami kenaikan yang lebih tinggi dari harapan.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental ekonomi Prelim GDP q/q yang menguat ke angka 2.5% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 1.7%. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan menguat ke angka 2.2%.

Sementara untuk Harga emas Antam pagi ini terpantau anjlok mengikuti jatuhnya harga spot emas dinihari tadi. Dalam perdagangan hari ini (30/8) Logam Mulia Antam kembali menurunkan dengan tajam harga emas batangannya dimana harga jual emas batangannya turun Rp.15000 dan buybacknya turun Rp.5000.

Sehingga untuk minted bars ukuran 1 gram dijual Antam Rp. 558.000/gr sedangkan buybacknya dipatok Rp. 495.000. Untuk ukuran 500gram dijual Rp.518.600/gr sehingga menjadi Rp.259.300.000. Semua ukuran hari ini tersedia.

Dini hari tadi harga emas spot LLG ditutup pada posisi 1407.30 dollar per troy ons setelah sempat menguat hingga mencapai posisi harian tertinggi di level 1418.35 dollar per troy ons. Harga emas spot tersebut mengalami penurunan sebesar 9.90 dollar dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Desember mengalami penurunan sebesar 0.4 persen dan ditutup pada posisi 1412.90 dollar per troy ons. Harga emas ini mengalami penurunan harian terbesar sejak tanggal 13 Agustus

Emas Comex Desember terakhir naik $4.40 berada pada $1.424.60 per ons. Perak Comex September terakhir di perdagangkan naik $0.119 berada pada $24.775 per ons.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa harga emas spot mengalami pelemahan terbatas. Untuk sementara harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1395 - 1420 dollar per troy ons.

Senin, 22 Juli 2013

Dengan Stimulus Outlook, Emas Naik ke Minggu ke Dua

Emas Naik ke Minggu ke Dua dengan Stimulus OutlookSetelah sebelumnya emas berjangka naik untuk ke tiga kalinya dalam empat hari karena tanda-tanda bertambahnya pembelian fisik.

Tanaka Kiizoku Kogyo K.K. peritel emas terbesar di Jepang, berkata pada hari ini bahwa penjualan mereka naik tiga kali lipat di kuartal kedua dari tiga bulan sebelumnya, dengan harga yang lebih rendah menarik konsumen-konsumen. Ada tanda-tanda permintaan yang kuat dari Cina sampai ke Jepang. Harga-harga emas rebound 9 persen sejak mencapai 34 bulan terendah pada 28 Juni 2013.

Emas berjangka naik untuk minggu kedua berturut-turut dengan ketua Federal Reserve Ben Bernanke memberikan signal bahwa kecepatan dari stimulus kemungkinan akan di pertahankan.

Bernanke mengatakan kepada Komite Senat Bank bahwa “masih terlalu pagi untuk membuat suatu penetapan” mengenai apakah pembelian hutang akan di kurangi pada September. Emas naik 70% dari akhir Desember 2008 ke Juni 2011 dengan the Fed terus meminjam biaya pada rekor terendah dan membeli $2.3 triliun dari obligasi dalam dua ronde dari apa ya dinamakan quantitative easing. Metal berharga naik 1.3 persen minggu ini.

“Kebanyakan percaya bahwa komentar Bernanke mengindikasikan the Fed akan tetap mempertahankan quantitative easingnya paling sedikit lebih lama dari pada yang dipikirkan beberapa minggu yang lalu,”Peter Hug, Direktur Global Trading dari Kitco Metals Inc., berkata dalam laporannya.

Emas berjangka untuk penyerahan Desembar naik 0.7 persen dan di tutup di $1,294. Per ons pada 1:44 p.m. di Comex New York.

Emas telah jatuh 23 persen tahun ini, menghapus $59.4 miliar dari nilai exchange-traded products yang didukung oleh metal, sebagian karena taruhan bahwa the Fed akan mengurangi stimulus. Sebagian investor juga telah kehilangan kepercayaan di dalam komoditi emas sebagai penyimpan nilai ditengah rally saham dan inflasi yang rendah.

Assets Komoditi yang di manage turun ke 32 bulan terendah di bulan Juni dengan investor menarik lebih banyak uang dari exchange-traded products yang di dukung oleh emas, kata Barclays Plc.

Assets di bulan Juni turun ke $349 miliar dari $367 miliar di bulan Mei, bank berbasis di London berkata dalam laporan melalui email.

Rabu, 10 Juli 2013

Emas di ETF Jepang Naik 10%

Emas di ETF Jepang Naik 10%Setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik, harga emas pada hari ini berlanjut naik. Emas spot dibuka pada 1233.64 USD/tr oz di awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 19.74 USD/tr oz atau sekitar 1.60 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1253.38 USD/tr oz.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa emas spot masih bergerak naik menjelang laporan dari Bureau of Labor Statistics (AS) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kinerja sektor tenaga kerja.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator JOLTS Job Openings dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 3.81M dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 3.76M.

Sementara itu harga emas hari ini adalah Rp. 492000/gr untuk Minted Bars ukuran 1 gr , Rp. 463000/gr untuk Minted Bars ukuran 5 gr dan Rp. 458000/gr untuk Minted Bars ukuran 10 gr.

Dengan demikian Minted Bars dengan ukuran 1 gram telah mengalami kenaikan sebesar + Rp. 0/gr atau naik sekitar + 0%/batang, Minted Bars ukuran 5 gr telah naik + Rp. 0/gr atau naik sekitar + 0%/batang, dan Minted Bars ukuran 10 gr telah naik + Rp. 0/gr atau naik sekitar + 0%/batang.

Volume exchange-traded fund bullion-backed Jepang yang terbesar naik 10% tahun ini karena harga yang lebih rendah dan kelemahan yen memicu pembelian emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Bullion yang dipegang oleh ETF melebihi 6 metrik ton pada 5 Juli, mendekati rekor yang dicapai di Oktober kata Osamu Hoshi general manager di Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corp,. yang memperkenalkan ETF gold-backed pertama di negara itu 3 tahun yang lalu. Nilai assets yang dipegang oleh dana ini turun 5 persen tahun ini sampai 5 Juli dengan emas berjangka di dalam yen turun 13 persen, katanya.

Emas di London bersiap mengalami kejatuhan tahunan pertama dalam 13 tahun dengan Federal Reserve berkata dia akan mengurangi stimulus, mendorong naik dolar AS dan mengurangi daya tarik dari bullion sebagai alternative asset.

“Bullion dicari disini sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan kekacauan pasar keuangan,” Hoshi berkata dalam sebuah interview di Tokyo kemarin.”Suatu kejatuhan di dalam harga emas menarik pembeli Jepang.”

Emas untuk penyerahan segera diperdagangkan pada $1,258.20 per ons di 3:09 p.m di Tokyo. Harga metal ini turun 23 persen di kuartal kedua.

Selasa, 09 Juli 2013

Setelah Sempat Jatuh Bebas, Buyback Emas Antam Dinaikkan Kembali Demi Yakinkan Investor

Yakinkan Investor, Buyback Emas Antam Dinaikkan KembaliData Ekonomi AS yang meningkat melebihi estimasi membuat harga logam mulia jatuh. Hal inipun disikapi Logam Mulia Antam dengan menurunkan kembali harga jual emas batangannya 2000 rupiah dari harga pekan lalu. Demikian dengan harga buybacknya, bahkan Antam menurunkannya sampai 11000/gram.

Dari pantauan redaksi emas Antam menetapkan harga jual untuk minted bars ukuran 1 gram Rp. 492.000/gr. Ukuran minted bars 250 gr tersedia dengan harga 453000/gr menjadi Rp. 113.250.000. Untuk harga buybacknya Antam terpantau  di posisi Rp. 389.000/gr.

Untuk ketersediaan emas yang dijual pagi ini tidak semua ukuran tersedia khususnya untuk ukuran 2 gr dan 500 gr tidak tersedia.Emas berjangka jatuh ke satu minggu terendah dengan dolar AS menyerbu ke tertinggi dalam hampir 3 tahun setelah panggajianAS naik lebih dari yang diperkirakan di bulan Juni, menambah minyak spekulasi bahwa Federal Reserve akan mengurangi stimulus.

Emas berjangka untuk penyerahan Agustus turun 3.1% dan ditutup di $1,212.70 per ons pada 1:46 p.m. di Comex New York. Sebelumnya, harga sempat menyentuh $1,206.90 terendah untuk bulan kontrak teraktif sejak 28 Juni.

Logam Mulia Antam terus optimis yakinkan investor yang ingin melepas emas batangannya ke Antam. Cara yang dilakukan Antam dengan mematok harga buyback yang menguntungkan. Dan pagi ini (9/07) harga buybacknya dinaikkan kembali 5000 rupiah setelah kemarin diturunkan sampai 11000 di posisi 389000.

Dari pantauan redaksi untuk harga buybacknya Antam di posisi Rp. 394.000/gr. Untuk harga jual emas batangannya pagi ini tidak mengalami perubahan dimana Logam Mulia Antam menetapkan harga jual untuk minted bars ukuran 1 gram Rp. 492.000/gr.

Antam belum berani menaikkan harga jual emas batangannya sekalipun harga emas spot yang dipantau redaksi mengalami peningkatan sebesar 1,8% menjadi 1236,45 dollar per troy ons dengan level support 1215,65 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1238,6 dollar per troy ons.

Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memprediksi bahwa pergerakan harga emas akan mengalami kenaikan seiring positifnya kondisi teknikal dan juga adanya kenaikan permintaan seiring melemahnya dollar akibat spekulasi Fed yang akan menurunkan jumlah stimulus ekonomi di tahun ini. Untuk saat ini harga emas diperkirakan mengalami pergerakan pada kisaran 1235 – 1280 dollar/toz.

Rabu, 19 Juni 2013

Gambaran Harga Emas dan Harga Perak


Pergerakan harga emas, elama permulaan minggu emas dan perak rally tetapi pada hari Jumat tumbang. Di Eropa ECB dan BOE mempertahankan tingkat bunga kas nya tidak berubah. Berita ini telah memberikan kontribusi terhadap rally bukan hanya bagi Euro tetapi juga bagi harga metal berharga. Pada hari Jumat, laporan pekerjaan AS menunjukkan angka yang lebih tinggi dari yang di perkirakan. Berita ini menarik turun harga emas dan Perak. Bagaimana dengan harga emas dan perak minggu ini?

Perbaikan dalam pasar tenaga kerja AS memang bisa membawa the Fed untuk mengurangi program Quantitative Easing ke 3 nya sekarang, yang mana kemungkinan akan mengurangi perhatian dari investor terhadap akan naiknya inflasi pada waktu yang akan datang.

Namun para analis masih berpikir Bernanke tidak akan mengurangi Quantitative Easing ke 3 nya sampai pasar tenaga kerja benar-benar menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam bulan-bulan yang akan datang. Kepercayaan sekarang adalah bahwa Quantitative Easing ke 3 akan di kurangi pada akhir dari tahun ini.

Laporan Cina yang akan datang mengenai pinjaman baru bisa memberikan sedikit penerangan mengenai progress dari ekonomi Cina. Di AS, laporan yang akan datang termasuk penjualan ritel, PPI dan sentiment konsumen bisa memberikan beberapa perspektif mengenai progress dari ekonomi AS. Jika laporan-laporan ini menunjukkan tanda-tanda kemajuan, hal ini akan bisa membuat rally pasar saham dan secara tidak langsung akan bisa menyeret turun harga bullion. Laporan lain seperti analisa saham AS juga pasti turut membawa impact.

Pertemuan kebijakan moneter BOJ yang akan datang bisa menggerakkan pasar forex dan secara tidak langsung mempengaruhi harga metal berharga, dengan asumsi BOJ akan memberikan kejutan dengan judul depan yang besar.

Sementara itu pemegang ETF berbasiskan emas terus turun. Jumlah ETF berbasiskan emas yang dipegang jatuh 6.3% selama bulan Mei dan Juni. Jika pemegang emas terus turun, ini bisa memberikan indikasi permintaan untuk emas sebagai investasi terus juga berkurang dan otomatis akan menyeret harga emas dan perak turun. Akhirnya, Rupee India terdepresiasi lagi terhadap dolar AS selama minggu yang lalu. Jika trend ini terus berlangsung, hal ini akan mempengaruhi permintaan emas dari India secara negatif.